Penulis: Dwi Cahyo Purnomo, S.M. | Jumat, 29 Mei 2026

Surabaya — Dalam upaya memperluas ruang lingkup sertifikasi dan memperkuat kualitas kompetensi sumber daya manusia di era transformasi digital, Quantum HRM Internasional menyelenggarakan kegiatan Asesmen Lapangan Perluasan Ruang Lingkup Skema Artificial Intelligence Engineer dan Skema Bahasa Indonesia Profesional pada tanggal 25–26 Mei 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Soegeng Santoso Lantai 3, Quantum HRM Internasional, Jalan Sidosermo I No. 10, Surabaya.

Asesmen lapangan ini merupakan bagian penting dalam proses evaluasi dan verifikasi terhadap kesiapan lembaga dalam mengembangkan serta mengimplementasikan skema sertifikasi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri nasional. Kegiatan berlangsung secara intensif selama dua hari dengan melibatkan berbagai pihak strategis dari unsur asesor, tenaga ahli, hingga manajemen lembaga.

Hadir dalam kegiatan tersebut tim asesor dari Komite Akreditasi Nasional, yaitu Asesor Kepala Suminto dan asesor Ranti Wening Ingtyas. Selain itu, turut hadir Tenaga Ahli Riza Nidhom Fahmi yang memberikan penguatan dalam aspek teknis dan pengembangan mutu skema sertifikasi.

Pada skema Artificial Intelligence Engineer, asesmen turut diperkuat oleh kehadiran tenaga ahli bidang kecerdasan buatan, Dr. Soegianto Soelistiono, Ir., M.Si.. Kehadiran beliau menjadi bentuk komitmen dalam memastikan bahwa skema yang dikembangkan memiliki kesesuaian dengan perkembangan teknologi berbasis kecerdasan artifisial yang saat ini menjadi kebutuhan utama di berbagai sektor industri.

Sementara itu, pada Skema Bahasa Indonesia Profesional, kegiatan asesmen menghadirkan dua tenaga ahli, yakni Dr. Drs. H. Sueb Hadi, M.Pd. dan Meriana Candra K, M.Pd.. Keduanya memberikan masukan strategis terkait standar kompetensi, substansi materi, hingga relevansi kebutuhan profesional bahasa Indonesia di dunia pendidikan maupun dunia kerja profesional.

Selama pelaksanaan asesmen lapangan, tim asesor melakukan serangkaian evaluasi terhadap dokumen mutu, perangkat skema sertifikasi, kesiapan sumber daya, sarana dan prasarana, hingga mekanisme implementasi sertifikasi kompetensi. Proses ini bertujuan memastikan bahwa seluruh aspek telah memenuhi standar dan persyaratan yang ditetapkan dalam sistem sertifikasi nasional.

Manajemen Quantum HRM Internasional menyampaikan bahwa perluasan ruang lingkup ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam menjawab tantangan perkembangan industri berbasis teknologi serta kebutuhan peningkatan kompetensi profesional di Indonesia. Pengembangan skema Artificial Intelligence Engineer diharapkan mampu mencetak talenta digital yang kompeten dan adaptif terhadap perkembangan teknologi kecerdasan buatan, sedangkan Skema Bahasa Indonesia Profesional menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas komunikasi profesional dan penguatan kompetensi kebahasaan nasional.

Kegiatan asesmen lapangan ini juga menjadi bukti komitmen Quantum HRM Internasional dalam mendukung pengembangan ekosistem sertifikasi person yang berkualitas, kredibel, dan berdaya saing tinggi. Dengan adanya perluasan ruang lingkup skema ini, diharapkan lembaga dapat semakin berkontribusi dalam menciptakan SDM unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.